Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Waduh, Trojan Berduet di Balik Tragedi

Waduh, Trojan Berduet di Balik Tragedi


- detikInet

Jakarta - Sebuah e-mail mengklaim adanya berita di koran The Guardian bahwa 140 orang marinir Amerika Serikat telah tewas di Irak. Jangan percaya! Di balik e-mail itu bersembunyi sebuah program jahat jenis Trojan. Cara keji memanfaatkan tragedi perang...E-mail tersebut pertama kali terdeteksi Jumat (5/8/2005). Di dalamnya terdapat sebuah link yang seakan-akan mengarah pada halaman web berita tragedi perang tersebut. Alih-alih menampilkan cerita utuhnya, halaman web palsu itu menyimpan dua Trojan di dalamnya. Dengan melakukan klik pada link itu dan membuka halaman palsu, pengguna e-mail bisa segera terinfeksi duet Trojan bernama Cgab-A dan Borodr-Fam. Keduanya bisa masuk lewat Internet Explorer yang belum memiliki patch tertentu.Sekali terinfeksi di PC, keduanya akan mengambil alih kendali komputer korban. Secara otomatis virus ini akan mencuri informasi pribadi dari komputer korban dan mengirimkan e-mail yang sama ke berbagai pihak. Tujuannya tak lain untuk menyebarluaskan infeksi Trojan itu. "Kematian anggota marinir Amerika di Irak adalah tragedi. Sangat tidak berperikemanusiaan kalau 'hacker' mau mengeksploitasi kejadian ini demi melakukan spamming, pemerasan dan pencurian," papar Graham Cluley, konsultan teknologi senior di Sophos. Demikian dilansir Vnunet yang dikutip detikinet, Sabtu (6/8/2005).Sebelum kejadian ini, tragedi terkait serangan Amerika Serikat ke Irak belum pernah digunakan untuk menyebarkan virus atau program jahat lainnya. Namun penyebar Spam sempat memanfaatkan momentum serangan itu untuk berjualan bendera dan lencana. Juga ada e-mail tipuan dari 'Dr Samir Hassan' yang mengaku menyimpan jutaan dollar uang milik mantan diktator Irak Saddam Hussein. (wicak/)





Hide Ads