Belum Ada Virus untuk Windows Vista
- detikInet
Jakarta -
Virus yang diisukan tengah memasang target pada Windows Vista belum bisa dianggap sebagai ancaman. Monad, tempat virus itu konon akan menyerang, pun belum tentu disertakan bersama Microsoft Windows Vista. Tapi bukan berarti tak ada ancaman, tetap waspada!Vnunet yang dikutip detikinet, Sabtu (6/8/2005) melansir bahwa virus pertama untuk Windows Vista sudah ditemukan. Namun virus itu dibuat untuk Monad, command shell yang dirancang untuk Vista tapi belum pasti akan digunakan.Disinyalir Monad mungkin tidak akan dikapalkan bersama sistem operasi generasi setelah Windows XP itu. Bahkan, kemungkinan Monad bukan menjadi bagian sistem operasi Microsoft yang lain sampai tahun 2009.Virus proof of concept yang ditemukan itu bernama Danom. Disinyalir variasi Danom ada lima dan akan menulari, mengedit atau membuat file bertajuk .msh, .bat, dan .cmd.Pihak pertama yang melaporkan munculnya Virus Vista adalah perusahaan software keamanan F-Secure. Saat itu, mereka juga mengakui bahwa virus ini nantinya tidak akan menjadi masalah besar.Tahun lalu periset Eric Chein, dari Symantec, mewanti-wanti akan adanya virus yang menyerang Shell Microsoft. "Meski Shell Microsoft masih dalam perkembangan, versi yang ada sekarang sudah membuka pintu untuk masuknya berbagai jenis serangan. Termasuk virus yang menginfeksi file," Chein mengatakan.Microsoft juga menyangkal laporan bahwa Danom adalah virus Windows Vista pertama. "Virus ini tidak akan mempengaruhi Windows Vista atau versi Windows lain jika 'Monad' tidak diinstall di sistem," ujar seorang juru bicara keamanan dari Microsoft kepada Mary Jo Foley dari Microsoft Watch.Sampai saat ini Microsoft belum menjelaskan bagaimana Monad akan disertakan pada Windows Vista. Microsoft juga menjelaskan bahwa virus tersebut tidak akan mengeksploitasi keringkihan apa pun. Karena virus itu terlebih dulu harus dipasang dan dieksekusi sebelum bisa menulari sistim. "Fakta bahwa Microsoft Command Shell digunakan sebagai alat eksekusi penyebaran virus masih belum jelas, bahkan virus ini tidak mengeksploitasi keringkihan apapun di Monad," bantah Lee Holmes pengembang Monad.
(wicak/)