Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Dianggap Sesat, Situs Dilibrary.net Diserang

Dianggap Sesat, Situs Dilibrary.net Diserang


- detikInet

Jakarta - Situs kepustakaan Islam digital, Dilibrary.net, terkena dampak tekanan terhadap jamaah Ahmadiyah. Sudah tiga kali situs itu diserang hingga 'mati'. Apa hubungannya dengan Ahmadiyah?Nama situs Dilibrary.net merupakan akronim dari Digital Islamic Library. Sesuai namanya, situs tersebut didirikan sebagai upaya menghadirkan pustaka Islam di Internet. Sejak Kamis (21/7/2005) hingga Jumat pagi (22/7/2005), situs tersebut mengalami gangguan sehingga tidak bisa diakses. Usut punya usut, ternyata situs tersebut diserang oleh pihak tak bertanggungjawab. Menurut Heru Nugroho, pengasuh rubrik Konsultasi Teknologi Informasi Dilibrary.net, serangan itu didahului dengan ancaman. "Ancaman itu ada yang lewat e-mail, ada yang SMS. Saya sendiri tadinya nggak tahu karena apa. Hanya ada kalimat situs ini berafiliasi dengan Islam Liberal, dianggap sesat dan sebagainya," ujar Heru. Belakangan Heru mengetahui serangan itu terkait ramainya tekanan terhadap jemaah Ahmadiyah yang dituding beraliran sesat. Ini tak lepas dari peran Dawam Rahardjo, cendekia muslim di balik situs tersebut. Dawam adalah anggota Aliansi Masyarakat Madani, yaitu sebuah kelompok yang menuntut fatwa sesatnya Ahmadiyah bisa dicabut oleh Majelis Ulama Indonesia. "Digital Library itu sendiri tidak ada hubungannya!" tegas Heru yang kini juga menjadi pengurus Partai Demokrat. Meski telah terjadi serangan sebanyak tiga kali, dua kali Kamis malam (21/7/2005) dan satu kali Jumat pagi (22/7/2005), Heru mengaku tidak akan berusaha melacak si penyerang. "Kami tidak melihat ini sebagai perkara kriminal. Nggak usah dilacak-lacak segala," ujarnya. Namun ia menekankan himbauan agar serangan itu berhenti. "Please, ini kan sebuah pemikiran-pemikiran. Situs ini diakses oleh banyak orang, dan di dalam dilibrary bukan cuma pemikiran-pemikiran yang liberal yang ada di sana tapi yang tradisional juga ada di sana," mantan Sekjen Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) ini menambahkan. MerambatDilibrary.net bukan satu-satunya pihak yang terkena dampak serangan ini. APJII sebagai organisasi yang mendukung hosting Dilibrary.net turut dicaci-maki oleh pihak penyerang. Heru menuturkan, APJII dianggap ikut mendukung ajaran sesat. "Padahal APJII nggak cuma mendukung satu aliran. Waktu itu APJII juga pernah ada kerjasama mendukung kelompok kristiani bikin situs. Pokoknya sesuatu yang memanfaatkan Internet, oleh APJII didukung," tegas Heru. Heru khawatir hal ini bisa merambat hingga terkena pendukung lain situs Dilibrary.net. Selain APJII situs Dilibrary.net memang didukung oleh cukup banyak pihak, termasuk Microsoft dan Gen.net.id. Pengasuh dilibrary termasuk Dawam Rahardjo (Ekonomi Islam), Habib Chirzin (Hak Azasi Manusia), Drs. Hadimulyo Msi (Politik Islam), DR. Ahmad Mubarok (Psikologi Islam) dan Heru Nugroho (Teknologi Informasi). (ketepi/)







Hide Ads