Rabu, 14 Mar 2018 10:43 WIB

Pendiri Surabaya Black Hat Masih Muda, Jadi Hacker Sejak SMK

Mei Amelia R - detikInet
Ilustrasi. Foto: Internet Ilustrasi. Foto: Internet
Jakarta - Katon (21), salah satu tersangka peretasan website di 42 negara tertarik mempelajari teknologi informasi sejak duduk di bangku sekolah menengah pertama (SMP). Sebelum mendirikan komunitas hacker 'Surabaya Black Hat', Katon pernah membuat game online.

"Kalau mulai hacking sendiri sejak di SMK Kelas 3, (belajar) otodidak sih dari internet," kata Katon saat ditemui detikcom di ruangan penyidik Subdit Cyber Ditreskrimsus Polda Metro Jaya, Jakarta, Selasa (13/3/2018).

Semula Katon hanya bisa mengoperasikan game online. Hingga akhirnya merasa bosan, dia kemudian berkeinginan untuk membuat sebuah game online.

"Akhirnya sudah bisa bikin game sendiri, game MMORPG (Masive Multiplayer Online Role Player Gaming)," imbuhya

Pendiri Surabaya Black Hat ini Sudah Bikin Game Online Sejak SMPKaton, Pendiri Surabaya Black Hat - (Foto: Mei Amelia/detikcom)


Katon hanya butuh waktu 6 bulan untuk membuat game tersebut. Setelah mahir membuat game online sendiri, dia semakin penasaran dengan dunia internet hingga membuat sendiri sebuah website.

"Akhirnya aku belajar lah, aku bikin web sendiri. Akhirnya enggak lama kebobol sama orang, teman aku sendiri (yang membobol) dia iseng-iseng. Carilah aku gimana orang ini bisa bobol web aku," lanjutnya.

Sejak saat itu, Katon belajar untuk meretas website. Lama-kelamaan, dia semakin menikmati dunia hacker hingga akhirnya menjebol ratusan website di beberapa negara.

"Paling sering (membobol) dengan cara SQL injection," lanjutnya.

Saat ini Katon kuliah di sebuah perguruan tinggi di Surabaya, Jawa Timur. Jurusan IT yang dia ambil di bangku kuliah semakin memahirkan keahliannya dalam dunia hacking.

"Sudah banyak website corporate maupun individu yang saya hacking. Yang paling sering itu Amerika, Jepang, Malaysia dan India," lanjutnya. (jsn/fyk)

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed
  • Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars

    'Masih Sulit Bawa Manusia Terbang ke Mars'

    Senin, 18 Jun 2018 21:35 WIB
    Space Launch System NASA, Rocket SpaceX milik Elon Musk, dan Blue Origin kepunyaan Jeff Bezos, diyakini mantan astronot ini masih sulit bawa manusia ke Mars.
  • Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Huawei Bantah Ancam Keamanan Australia

    Senin, 18 Jun 2018 19:59 WIB
    Huawei merilis surat terbuka yang isinya membantah tudingan pemerintah Australia yang menilai jaringan mereka berbahaya bagi keamanan nasional negara itu.
  • Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Si Kardus Nintendo Labo Laris Manis

    Senin, 18 Jun 2018 15:35 WIB
    Berbahan dasar kardus, tak sedikit gamer yang mengejek kemunculan Nintendo Labo. Meski demikian, nyatanya aksesoris Nintendo Switch ini laris manis di pasaran.
  • Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Google Guyur Pesaing Alibaba Rp 7,7 Triliun

    Senin, 18 Jun 2018 14:26 WIB
    Google terus memperkuat cengkraman bisnisnya di China dengan cara mengguyur uang triliunan rupiah di salah satu raksasa e-commerce pesaing terkuat Alibaba.
  • Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Trafik Data Lebaran Telkomsel Melonjak 109%

    Senin, 18 Jun 2018 13:35 WIB
    Telkomsel mencatat kenaikan trafik layanan data signifikan. Jika dibandingkan periode Lebaran tahun lalu, trafik data operator seluler itu melonjak pesat 109%.
  • Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Fortnite Ikut Nebeng Semarak Piala Dunia

    Senin, 18 Jun 2018 12:53 WIB
    Setelah update Thanos dari euforia film Avengers Infinity War beberapa waktu lalu, kini game Fortnite juga ikut serta menyemarakkan Piala Dunia 2018.
  • Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Bill Gates Ternyata Ada Dua Orang

    Senin, 18 Jun 2018 10:59 WIB
    Hari ini adalah hari ayah di Amerika Serikat. Pendiri Microsoft Bill Gates pun tak ketinggalan mengucapkan selamat hari ayah untuk bapaknya yang ternyata..