'Hacker' Asia Serang Inggris dan AS
- detikInet
Jakarta -
Selama beberapa bulan belakangan terjadi serangan cyber terhadap infrastruktur TI di Inggris dan Amerika Serikat (AS). Penyerang yang diduga dari Asia itu hendak mencuri data penting. Kurang lebih ada 300 lembaga pemerintahan dan bisnis di Inggris yang menjadi sasaran serangan di dunia maya sejak beberapa bulan ini. Menurut BBC, Kamis (16/6/2005) lembaga-lembaga tersebut termasuk lembaga penting bagi infrastruktur Inggris. Pusat Koordinasi Keamanan Infrastruktur Inggris Raya (National Infrastructure Security Co-ordination Centre / NISCC) sampai mengeluarkan peringatan agar semua pihak siaga. Serangan yang juga menargetkan lembaga di AS itu nampak berasal dari Asia.NISC menduga tujuan akhir pihak penyerang adalah untuk mendapatkan informasi bernilai tinggi, baik secara komersial maupun ekonomis.Serangan itu terjadi melalui program jahat jenis Trojan Horse. Program tersebut menyebar lewat lampiran pada pesan e-mail yang nampak wajar dan tidak mencurigakan. Trojan Horse adalah jenis program yang 'tak berdosa' namun sebenarnya melakukan perbuatan jahat seperti membuka 'lubang' yang bisa dimasuki oleh virus atau worm. Program jenis ini juga memungkinkan hacker mengendalikan komputer korban serta mencuri data-data dalam komputer tersebut.NISC dan unit Hi-Tech Crime dari Kepolisian Inggris saat ini sedang bekerjasama dengan pemerintahan negara yang diduga menjadi sarang pelaku penyerangan ini. BBC tidak menyebutkan negara-negara mana saja yang diduga menjadi asal serangan ini. Mungkinkah Indonesia termasuk?
(donnybu/)