Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Supaya Aman, Mozilla Benahi Celah di Firefox

Supaya Aman, Mozilla Benahi Celah di Firefox


- detikInet

Jakarta - Takut pamornya hilang dan semakin berada di bawah bayang-bayang Microsoft Internet Explorer (IE), Mozilla merilis dua security patch untuk 'menambal' dua celah keamanan pada browser-nya, Firefox.Jika tak segera ditangani, celah keamanan tersebut dikhawatirkan akan mempengaruhi kiprah Mozilla sebagai penyedia browser. Apalagi jika harus menghadapi saingan terberatnya, IE. Padahal Firefox, diposisikan untuk menjadi 'obat penawar' atas kekecewaan para pengguna IE karena browser proprietary ini sering kali bermasalah. 'Obat' tersebut dirasa makin manjur, mengingat Firefox berpaham open source.Dua celah di Firefox tersingkap minggu lalu oleh perusahaan keamanan Secunia, yang mensinyalir celah tersebut sebagai ancaman yang sangat kritis (extremely critical). Mozilla juga menganjurkan para pengguna Firefox untuk melakukan upgrade ke versi terbaru, yaitu Firefox 1.0.4, yang sistem keamanannya telah diperbarui.Secunia mengumumkan celah tersebut awal minggu ini, mengatakan bahwa dua celah tersebut memungkinan para hacker jahat untuk mengeksploitasi komputer pengguna Firefox. Kalau sudah begitu, bukannya tidak mungkin mereka menguasai dan mengendalikan komputer tersebut, bahkan melancarkan serangan cross-site scripting. Sekedar informasi, cross-site scripting (yang juga dikenal sebagai XSS) adalah metode untuk mengumpulkan informasi melalui suatu aplikasi yang disusupkan ke aplikasi lainnya. Metode ini sering kali digunakan untuk keperluan tidak baik. Biasanya sebuah aplikasi Web disusupi aplikasi 'jahat', dengan tujuan untuk mengumpulkan berbagai informasi rahasia dari pengguna aplikasi tersebut. Pengguna tentu saja tidak sadar kalau informasi yang diinputkannya ternyata masuk ke aplikasi 'jahat' yang disusupkan.Firefox Bisa Jadi Makin RentanCelah keamanan seperti ini memang jarang ditemukan di Firefox. Hal ini menyebabkan makin banyak orang menyukai browser berlogo rubah api ini. Bahkan Firefox pun makin sukses menggusur popularitas IE. Terbukti sejak peluncurannya tahun lalu, Firefox telah di-download sebanyak 50 juta. Pangsa pasar Firefox berangsur naik hingga mencapai 6,8 persen, dan IE menapaki angka 88,9 persen, dari sebelumnya di atas 90 persen. Itu data yang dikemukakan perusahaan pengamat jaringan WebSideStory.Situasi ini dinilai menjadi pedang bermata dua bagi Mozilla. Di satu sisi dia berhasil memikat para peselancar dunia maya, tapi di sisi lain popularitasnya dikhawatirkan akan mengancam keselamatannya. Hal ini dikemukakan oleh para ahli keamanan. Mereka berspekulasi, seiring dengan makin tersohornya si rubah api ini, posisinya dipastikan akan semakin menjadi sasaran empuk bagi para hacker jahat. Seperti apa yang sudah terjadi pada rivalnya, Microsoft Internet Explorer.Bahkan, dengan persaingan yang semakin ketat ini, Microsoft berencana untuk merilis versi IE yang disinyalir akan lebih tangguh dalam menangkal serangan hacker. Demikian seperti yang dilansir InfoWorld dan dikutip detikinet Jumat (13/5/2005). (wicak/)







Hide Ads