Adware Mulai Incar Anak-Anak
- detikInet
Jakarta -
Situs-situs anak kenamaan ternyata banyak yang menyembunyikan adware. Hal ini dinilai perusahaan keamanan sebagai tanda bahwa software pengiklan itu kini mulai membidik anak-anak sebagai targetnya. Hal ini tampak dari hasil penelitian yang dilakukan perusahaan keamanan Symantec. Seperti dikutip dari TechWeb, perusahaan anti-virus ini menghabiskan waktu tiga bulan untuk melangsungkan penelitian ini. Kraig Lane, manajer produk Symantec menjelaskan, di dalam laboratorium komputer pihaknya menyalakan komputer-komputer baru. Komputer-komputer tersebut dilengkapi koneksi internet, tanpa melakukan modifikasi seting asli dari Windows XP SP2. Melalui komputer tersebut, para sukarelawan yang membantu penelitian tersebut, membuka situs-situs kenamaan. Situs tersebut mewakili berbagai kategori, mulai dari situs anak, olah raga sampai berita.Dijelaskan Lane, mereka menghabiskan 30 menit sampai 1 jam untuk menjelajahi situs-situs itu. Mereka banyak membaca dan memanfaatkan berbagai fitur yang ada di situs itu. Tapi tidak mendownload file. Dari aktivitas tersebut, ketika software anti-spyware dijalankan, ada 359 jenis adware yang ditemukan di berbagai situs anak yang diakses dari komputer-komputer Symantec itu. Angka tersebut lima kali lebih besar dibanding adware yang ditemukan di situs pariwisata. Ada 64 jenis adware menyelusup di situs pariwisata, dimana ini adalah kategori situs dengan jumlah adware terbanyak kedua setelah situs anak."Anak-anak tampaknya menjadi sasaran terbesar bagi pengiklan. Mereka tahu kalau anak-anak suka merengek untuk dibelikan apa saja pada orang tua mereka," Lane berujar.
(wicak/)