'Osama' Gentayangan Lagi di Internet
- detikInet
Jakarta -
Hati-hati, jangan sembarangan buka e-mail! Apalagi kalau e-mail itu berisi berita tertangkapnya pemimpin Al-Qaeda, Osama Bin Laden. Pasalnya, bisa jadi isinya program berbahaya (malware), seperti virus ataupun trojan. Mereka menyebar pesan-pesan palsu bahwa Osama telah tertangkap. Lengkap dengan menyertakan gambar-gambar Osama yang sedang ditahan. Namun dibalik semua itu, siapapun yang membuka pesan jebakan tersebut, akan menjadi korban kejahatan malware yang berjalan pada sistem operasi Microsoft Windows tersebut.Sejak 1 Juni 2005 kemarin, perusahaan pembuat antivirus telah menangkap pesan-pesan e-mail sampah dalam jumlah besar. Perusahaan security khawatir, para pembuat malware akan semakin memanfaatkan rasa penasaran masyarakat terhadap isu-isu tertentu, semisal tentang kisah Osama, untuk menggencarkan aktivitas ilegalnya ini.Beberapa versi pesan telah berhasil diidentifikasi oleh perusahaan-perusahaan antivirus dan penyaringan e-mail (email-filtering). Dan memang, semuanya mengandung informasi palsu tentang penangkapan Bin Laden.Di dalam pesan itu disebutkan, dituliskan bahwa stasiun televisi seperti CNN dan BBC akan segera melaporkan penangkapan Bin Laden dan akan menayangkan lebih banyak foto lagi.Salah satu versi e-mail tersebut bahkan mengklaim bahwa dalam pesannya diikutsertakan pula foto Osama yang diperoleh dari channel TV militer. Sedang pesan lain mengarahkan pengguna untuk mengunjungi situs yang dikabarkan berisikan rekaman gambar penangkapan itu.Padahal siapapun yang membuka attachment ataupun mengunjungi situs sebagaimana yang dianjurkan dalam e-mail tersebut, justru seakan membiarkan komputernya terserang malware, yang salah satunya adalah Psyme trojan, seperti yang dilansir BBC News dan dikutip detikinet sabtu (4/6/2005).Kerentanan yang terdapat di sistem operasi Windows 2000, 95, 98, ME, NT, XP dan Windows Server 2003 menyebabkan suatu komputer lebih mudah untuk dieksploitasi. Untuk itu maka para pengguna komputer diharapkan untuk segera dan secara rutin segera meng-update Windows mereka untuk menutup celah keamanan itu.Ini adalah untuk ketiga kalinya malware serupa menyebar menggunakan nama besar pemimpin Al-Qaeda itu untuk menipu orang sehingga tergerak untuk membuka pesan terkait.Kejadian ini pernah terjadi Juli tahun lalu. Waktu itu pesannya berisi link ke situs yang dikabarkan menyediakan video rekaman bunuh diri Osama. Malware sejenis lainnya yang beredar sekitar November 2004 bahkan menampilkan rekaman gambar Osama-nya sendiri yang sedang berpidato membacakan pesannya.
(wicak/)