Selasa, 15 Agu 2017 12:52 WIB

HBO Ogah Bayar Tebusan, Hacker Beri Hukuman

Yudhianto - detikInet
Foto: Gettyimages Foto: Gettyimages
Jakarta - Pelaku peretasan jaringan HBO telah mengirimkan permintaan tebusan, namun pihak HBO menyatakan tak mau menjawab permintaan tersebut. Sang hacker pun menebar ancaman.

Seperti diberitakan sebelumnya, HBO harus rela kehilangan 1,5 terabyte data miliknya setelah mengalami peretasan yang dilakukan hacker. Sebagai tebusannya, peretas disebut meminta sekitar USD 7,5 juta atau sekitar Rp 100 miliar (USD 1 = Rp 13.300).

Sejumlah episode serial yang belum seharusnya meluncur pun dibeberkan ke publik, seperti seri terbaru Game of Thrones.

Namun ancaman itu nyatanya belum bikin HBO mengalah. Produsen film kenamaan ini memastikan tak mau bernegoisasi dengan hacker.

"Kami tidak berkomunikasi dengan peretas dan kami tidak akan berkomentar bila ada informasi baru yang dirilis," kata HBO, seperti dikutip detikINET dari Engadget, Selasa (15/8/2017).

Pernyataan HBO ini tampaknya bikin pelaku peretasan meradang. Sebagai hukuman, sejumlah film kembali dibocorkan ke publik. Tercatat ada serial Ballers, Insecure, serial komedi yang belum dirilis berjudul Barry.

Selain itu, sejumlah besar arsip email milik Vice President HBO Leslie Cohen juga diungkap ke dunia maya. Mereka kabarnya juga akan membeberkan seri terbaru serial Curb Your Enthusiasm.

HBO sebenarnya sempat melakukan penawaran atas tebusan yang diminta peretas. Perusahaan ini menyanggupi untuk membayar senilai USD 250 ribu atau senilai Rp 3,3 miliar. Namun penawaran tersebut ditolak mentah-mentah seiring dibocorkannya koleksi serial yang disebutkan di atas.

"(Meminta tebusan senilai) gaji kami selama enam bulan dalam bentuk bitcoin," ujar hacker dalam video tebusannya. Mereka mengklaim dalam sehari, organisasi miliknya bisa meraih setidaknya USD 15 juta atau setara Rp 200 miliar. (yud/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed