Senin, 07 Agu 2017 10:15 WIB

Penakluk WannaCry yang Kini Dipenjara 'Cuma' Lulus SMA

Fino Yurio Kristo - detikInet
Marcus Hutchins. Foto: Mirror Marcus Hutchins. Foto: Mirror
Las Vegas - Marcus Hutchins jadi sorotan setelah berhasil menjinakkan ransomware WannaCry pada Mei lalu. Kini ia menjadi pesakitan setelah ditangkap FBI dengan tuduhan berperan mengembangkan malware berbahaya bernama Kronos.

Pemuda asal Inggris berusia 23 tahun itu jelas sosok yang pintar walau kadang badung di masa lalunya. Marcus yang bekerja jarak jauh untuk perusahaan sekuriti Amerika Serikat, Kryptos Logic, diketahui masih tinggal di rumah orang tuanya di selatan Inggris bersama saudara lelakinya.

Ia bekerja dari kamarnya yang kecil. Di situ pula ia berhasil menjinakkan WannaCry dan menjadi pahlawan karena menyelamatkan jutaan komputer dari serangan.

"Dalam tiga hari aku menatap komputer untuk menyelesaikan semua ini. Aku bukan pahlawan. Aku hanya seseorang yang mencoba menghentikan virus," tuturnya ketika itu, yang dikutip detikINET dari Mirror.

Marcus belajar soal sekuriti dan juga blog secara otodidak dan langsung diterima kerja oleh Kryptos Logic meski tidak lulus universitas, hanya menyelesaikan pendidikan setingkat SMA. Dia mengaku memang tak begitu gemar bersekolah.

"Ujianku tidak bagus. Aku tak begitu suka sekolah, aku menghindari pelajaran dan memilih belajar komputer. Aku tidak masuk universitas karena ada kesalahan di nilaiku," sebutnya.

Saksikan video 20detik mengenai Marcus Penakluk 'WannaCry' di sini:


Kepala sekolahnya dulu, Sharon Marshall, mengingat dengan jelas kalau Marcus memang pintar komputer. "Dia gemar dua hal, komputer dan berselancar,"

Berkat prestasinya menaklukkan WannaCry, Marcus pun jadi tenar. Ribuan email masuk tiap hari menawari pekerjaan dan banyak media ingin mewawancarainya. Sedangkan Kryptos Logic menghadiahinya cuti dan perjalanan ke San Francisco.

"Aku sampai memanjat pagar di belakang rumah untuk menghindari para jurnalis di depan rumah," tuturnya.

Kini Marcus sedang menjalani proses pengadilan setelah ditangkap FBI di bandara Las Vegas. Banyak temannya tidak percaya ia adalah penjahat, mengingat ia dikenal peneliti virus dan selalu baik pada orang-orang dekatnya. (fyk/fyk)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed