BERITA TERBARU
Senin, 31 Jul 2017 15:59 WIB

Rusia Mata-matai Kampanye Presiden Prancis Lewat Facebook

Anggoro Suryo Jati - detikInet
Foto: Gettyimages Foto: Gettyimages
Jakarta - Intelijen Rusia disebut mencoba memata-matai Presiden Prancis Emmanuel Macron semasa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) pada awal 2017, yang dilakukan dengan menggunakan akun Facebook palsu.

Hal ini diutarakan seorang anggota kongres Amerika Serikat, dan dua orang lain yang mengetahui masalah ini. Menurut mereka, ada sekitar 24 akun Facebook palsu yang dibuat untuk memata-matai kegiatan kampanye resmi Macron.

Pada April lalu, Facebook mengaku sudah mengatasi akun-akun palsu yang menyebarkan kabar palsu terkait Pilpres Prancis. Namun saat itu, mereka tak menyebut adanya kegiatan mata-mata menggunakan akun palsu.

Rusia tentu saja sudah berulang kali menepis keterlibatannya dalam Pilpres Prancis dengan peretasan, atau pun penyebaran email dan dokumen. Namun intelijen AS menyebut adanya keterkaitan antara peretas dengan pemerintah Rusia, meski mereka tak punya bukti kuat yang menyebut kalau Pemerintah Rusia yang memerintahkan peretasan tersebut.

Dikutip detikINET dari Venture Beat, Senin (31/7/2017), Facebook pun kemudian mengaku kalau mereka mendeteksi adanya akun mata-mata di Prancis, dan langsung menonaktifkan akun tersebut. (asj/rns)
-
Load Komentar ...

Redaksi: redaksi[at]detikinet.com
Informasi pemasangan iklan
Hubungi: sales[at]detik.com
News Feed