Hal ini diutarakan seorang anggota kongres Amerika Serikat, dan dua orang lain yang mengetahui masalah ini. Menurut mereka, ada sekitar 24 akun Facebook palsu yang dibuat untuk memata-matai kegiatan kampanye resmi Macron.
Pada April lalu, Facebook mengaku sudah mengatasi akun-akun palsu yang menyebarkan kabar palsu terkait Pilpres Prancis. Namun saat itu, mereka tak menyebut adanya kegiatan mata-mata menggunakan akun palsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikutip detikINET dari Venture Beat, Senin (31/7/2017), Facebook pun kemudian mengaku kalau mereka mendeteksi adanya akun mata-mata di Prancis, dan langsung menonaktifkan akun tersebut. (asj/rns)