Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
GrabPay Dikawal Pasukan dari Tiga Negara

GrabPay Dikawal Pasukan dari Tiga Negara


Adi Fida Rahman - detikInet

Foto: Muhammad Damar Wicaksono
Jakarta - Faktor keamanan membuat orang enggan melakukan pembayaran non tunai. Menyadari hal itu, Grab meyodorkan pasukan dari tiga negara untuk mengawal layanan GrabPay.

Hal itu diutarakan Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia. Dikatakan olehnya, sistem keamanan menjadi prioritas utama Grab sebelum merilis sebuah produk. Pasalnya, ini menyangkut kepercayaan konsumen.

"Untuk keamanan transaksi, kami memiliki fraud checking system," kata Mediko saat peluncuran GrabPay Credit di Jakarta, Selasa (28/11/2016).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam kesempatan yang sama, Product Management Grab Singapore Tom Waechther menambahkan, pihaknya mengerahkan sejumah engineer yang berada di Singapura, Beijing, dan Seattle untuk menjaga keamanan sistem Grab.

GrabPay Dikawal Pasukan dari Tiga NegaraFoto: detikINET/Adi Fida Rahman

Selain itu mereka berkerja sama dengan pihak eksternal untuk menguji sistem keamanan Grab. Salah satu yang dilakukan dengan membobol ketahanan sistem yang dibuat oleh layanan ride sharing asal Malaysia itu.

"Jika menemukan celah keamanan, kami secepat mungkin memperbaiki. Itu terus kami lakukan untuk meningkatkan keamanan Grab," kata Tom.

Sebelumnya diberitakan, Grab baru saja meningkatkan kemampuan layanan GrabPay. Kini pelanggannya dapat melakukan top-up dengan banyak pilihan opsi, mulai kartu kredit, transfer bank hingga mini market.

Saat ini layanan bernama GrabPay Credit itu baru hadir di Indonesia dan Singapura. Dalam waktu dekat layanan ini akan merambah di sejumlah negara di ASEAN di mana Grab hadir. (afr/rou)
TAGS





Hide Ads