Hal itu diutarakan Mediko Azwar, Marketing Director Grab Indonesia. Dikatakan olehnya, sistem keamanan menjadi prioritas utama Grab sebelum merilis sebuah produk. Pasalnya, ini menyangkut kepercayaan konsumen.
"Untuk keamanan transaksi, kami memiliki fraud checking system," kata Mediko saat peluncuran GrabPay Credit di Jakarta, Selasa (28/11/2016).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman |
Selain itu mereka berkerja sama dengan pihak eksternal untuk menguji sistem keamanan Grab. Salah satu yang dilakukan dengan membobol ketahanan sistem yang dibuat oleh layanan ride sharing asal Malaysia itu.
"Jika menemukan celah keamanan, kami secepat mungkin memperbaiki. Itu terus kami lakukan untuk meningkatkan keamanan Grab," kata Tom.
Sebelumnya diberitakan, Grab baru saja meningkatkan kemampuan layanan GrabPay. Kini pelanggannya dapat melakukan top-up dengan banyak pilihan opsi, mulai kartu kredit, transfer bank hingga mini market.
Saat ini layanan bernama GrabPay Credit itu baru hadir di Indonesia dan Singapura. Dalam waktu dekat layanan ini akan merambah di sejumlah negara di ASEAN di mana Grab hadir. (afr/rou)
Foto: detikINET/Adi Fida Rahman