Perusahaan ini akan bergerak di bidang keamanan cyber, tepatnya membangun sistem keamanan untuk mobil yang terkoneksi ke internet dan mobil otonom alias mobil tanpa sopir.
Tujuan utamanya jelas, mengamankan kendaraan dari ancaman hacker, seperti skenario peretasan dari jarak jauh terhadap mobil yang sedang berjalan. Karena saat ini semakin banyak mobil yang sistem komputernya terkoneksi secara real time ke jaringan internet.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
40% saham CyMotive akan dimiliki oleh perusahaan mobil asal Jerman itu, sementara sisanya akan dimiliki oleh Diskin, dan dua rekan kerjanya semasa aktif di Shin Bet, demikian dikutip detikINET dari Reuters, Kamis (15/9/2016).
Diskin sendiri pensiun dari Shin Bet pada 2011 dan kemudian menjadi konsultan keamanan cyber di perusahaan privat. Di CyMotive sendiri, Diskin nantinya akan menjadi chairman. (asj/ash)