Kategori Berita
Daerah
Layanan
Detik Network
detikInet
AS 'Bom' ISIS di Dunia Maya

AS 'Bom' ISIS di Dunia Maya


Anggoro Suryo Jati - detikInet

Foto: Pawel Kopczynski/REUTERS
Jakarta - Upaya memerangi Islamic State, atau yang lebih dikenal dengan ISIS ternyata juga dilakukan di dunia maya, seperti yang dilakukan oleh militer Amerika Serikat dengan melakukan serangan cyber ke kelompok ekstrim itu.

Tujuan serangan cyber ke jaringan ISIS itu adalah untuk mengganggu jalur komunikasi mereka, yang nantinya akan menghambat operasional mereka, dikutip detikINET dari Cnet, Kamis, (3/3/2016).

Dalam konferensi persnya, Departemen Pertahanan AS menyebut kalau serangan itu adalah bagian dari operasi gabungan AS dengfan Irak dan kelompok etnis Kurdis untuk mengambil kekuasaan ISIS di Mosul, yang adalah basis kelompok tersebut di Irak Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Serangan cyber ini didesain untuk menghilangkan kepercayaan diri (ISIS-red) terhadap jaringannya, dengan memberikan beban yang tinggi di jaringan sehingga mereka tak bisa beroperasi," ujar Ash Carter, Defense Secretary AS.

Tak dijelaskan lebih lanjut soal metode yang digunakan AS dalam serangan cyber tersebut. Namun dari pernyataan Carter itu, kemungkinan yang digunakan adalah distributed denial of service (DDoS).

Namun tak cuma AS juga menyebut kalau mereka menggunakan cybertool khusus untuk untuk mengganggu kemampuan ISIS dalam beroperasi dan berkomunikasi di medan perang dunia maya.

Serangan cyber semacam ini pernah terjadi beberapa tahun yang lalu, saat sebuah 'cacing' bernama Stuxnet menyerang fasilitas nuklir milik Iran. Sampai saat ini tak terkonfirmasi siapa pelaku penyerangan tersebut, meski banyak pihak menyebut bahwa AS adalah pelakunya. (asj/fyk)
TAGS







Hide Ads