Setelah menggunakan metode iming-iming 1.000 iPhone 6 gratis dan menawarkan voucher Starbucks serta IKEA, Whatsapp Broadcast Survey Spam, pembuat spam iklan di WhatsApp kembali beraksi di bulan Desember 2015.
Kali ini yang ditawarkan adalah animasi Emoticon. Teknik yang digunakan cukup cerdas dan mampu membedakan pengakses dari komputer atau smartphone dan menampilkan pesan iklan yang berbeda. Dimana jika diakses dari komputer ia akan menampilkan iklan situs kencan Flirchi, mungkin pembuat spam ini mengira kalau orang yang duduk di belakang meja komputer kesepian dan butuh teman kencan.
Sementara jika tautan diakses dari smartphone iklan yang ditampilkan akan disesuaikan dengan jenis smartphone tersebut dan beberapa iklan termasuk kategori kurang terpuji karena menampilkan informasi yang tidak benar dan tujuan akhir dari spam ini adalah mendapatkan keuntungan iklan dari pembuatnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Yang cukup memprihatinkan adalah, salah satu pemasang iklan yang muncul adalah situs belanja besar di Indonesia. Hal ini kembali menunjukkan bahwa pemasang iklan harus berhati-hati memilih agen iklannya dan menghindari agen iklan yang menghalalkan segala cara guna mencapai target audiens.
Adapun pesan yang masuk ke WhatsApp messenger Anda akan muncul sebagai berikut:
Β
Gambar 1: Pesan berantai dengan iming-iming emoticon animasi.
Tidak tahu mengapa, mungkin juga karena pengirimnya adalah teman WhatsApp yang dikenal, maka cukup banyak pengguna yang akan mengklik tautan yang diberikan. Dan jika diklik akan menampilkan pesan untuk mengirimkan ke 10 teman atau 3 group WhatsApp.
Β
Gambar 2: Anda diharuskan melakukan sharing ke 10 kontak Whatsapp.
Sebenarnya, jika Anda tidak mengirimkan send ke teman WhatsApp Anda dan hanya melakukan view saja, counter ini bisa diakali dan akan menghitung sehingga Anda tidak melakukan pengiriman Whatsapp tetapi counter spam tetap berjalan.
Jika counter sudah 0 artinya spam ini 'mengira' Anda sudah mengirimkan pesan ini ke 10 kontak WhatsApp. Asal tahu saja, Anda tetap tidak akan mendapatkan emoticon, tetapi malah mendapatkan iklan seperti yang didapatkan oleh Vaksincom pada gambar di bawah ini.
Β
Gambar 3: Salah satu iklan yang akan muncul setelah melakukan share 10 kali.
Β
*) Penulis, Alfons Tanujaya merupakan praktisi keamanan internet dari Vaksincom.