Hacker yang bikin heboh karena membobol website selingkuh Ashley Madison dan membocorkan data puluhan juta anggotanya masih jadi buron aparat, termasuk FBI. Namun diduga, dalang dari kasus serangan cyber ini adalah wanita.
Dugaan itu dikemukakan oleh John McAfee, pakar sekuriti eksentrik yang merupakan pendiri perusahaan anti virus McAfee. Dalam penjelasannya, McAffe meyakini sang hacker beroperasi dari dalam, sendirian dan berjenis kelamin wanita. Apa alasannya?
Hacker yang menamakan diri Impact Team itu beberapa kali mengeluarkan pernyataan yang mengindikasikan kalau dia sangat membenci pria tukang selingkuh. Dari pilihan bahasanya, McAfee meyakini hacker ini adalah wanita. Dan ia beroperasi sendiri, tidak berkelompok.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sang hacker juga mencela anggota yang bergabung ke Ashley Madison setelah hari Valentine. Menurut McAfee, ini juga menandakan si hacker adalah wanita karena yang ingat dan menganggap penting hari Valentine biasanya wanita.
Beberapa file yang ditemukan dalam data yang diumbar sang hacker menurut McAfee membuka kemungkinan kalau pelaku adalah orang dalam. Banyak informasi internal Ashley Madison yang turut bocor, termasuk desain kantor Ashley Madison dan opsi saham para karyawan.
McAfee sendiri adalah sosok pakar sekuriti kontroversial. Dia lama tinggal di Belize dan jadi buron aparat di sana karena kasus pembunuhan. Saat ini, McAfee sudah pindah ke negara asalnya, Amerika Serikat. (fyk/fyk)