Pembobolan yang terjadi terhadap database eBay tentunya memunculkan kekhawatiran. Apalagi jika yang dicuri si peretas merupakan data-data sensitif.
Namun menurut eBay, untuk saat ini, pelaku diyakini tidak mengakses data-data non finansial. Seperti nama pengguna, password yang terenkripsi, alamat email, alamat rumah, nomor telepon dan tanggal lahir.
"Database (yang disusupi) tidak menyimpan informasi keuangan ataupun informasi personal yang rahasia lainnya," tutur eBay, seperti dilansir ABC News.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Diperkirakan, pelaku menyusup ke database eBay pada periode akhir Februari dan awal Maret. Hanya saja, eBay tak pernah merasa kebobolan sampai akhirnya baru diketahui dua minggu lalu.
Β
Artikel Terkait:
-. Mereka yang Jadi Bulan-bulanan Hacker China
-. Mengenal Anonymous, Grup Hacker Paling Berpengaruh di Dunia
-. 5 Negara dengan Tentara Cyber Terkuat
-. 6 Hacker Remaja yang Mengguncang Dunia Komputer