Baru-baru ini FBI memburu seorang tersangka yang diduga terlibat dengan aksi teroris. Uniknya, FBI mengejar buruannya itu dengan menggunakan malware.
Malware tersebut diklaim sangat canggih, sampai-sampai bisa mengaktifkan sebuah webcam di komputer tanpa diketahui pemiliknya. Malware itu pun kemudian bisa merekam dan mengirim gambar yang sudah ditangkap.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti dikutip detikINET dari Washington Post, Senin (9/12/2013). FBI mengklaim bahwa hal ini sengaja dilakukan untuk memburu para teroris, contohnya adalah kasus perburuan tersangka dengan inisial 'Mo' yang tengah diburu.
FBI dengan kesatuan hacker mereka, berhasil melacak keberadaan 'mo' dengan bantuan malware. Program tersebut juga bisa memberikan data kapan dan di mana terakhir 'mo' online dan login ke dalam akun emailnya.
Namun sayangnya, meski diklaim hanya untuk memburu tersangka teroris, pada kenyataannya FBI juga memata-matai pengguna internet lainnya yang belum tentu terlibat dengan masalah hukum.
(eno/rou)