Kejahatan cyber memanfaatkan momen ini untuk melakukan aksinya dengan menyebarkan spam yang isinya menjanjikan produk iPhone ternyar secara gratis diselubungi kedok sebuah kontes.
Dalam laporan perusahaan keamanan Trend Micro ditemukan contoh-contoh pesan spam untuk menipu melalui notifikasi email seolah-olah berasal dari Apple Store, padahal jelas-jelas palsu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk mendapatkan hadiah ini, penerima email spam diminta untuk menuju suatu website dan diminta memberi tahu alamat email mereka beserta passwordnya. Hal ini jelas mengakibatkan kredensial penerima email spam berada di tangan sang pelaku kejahatan cyber.
Masih menurut Trend Micro, Malaysia dan Singapura menjadi negara yang paling banyak terpengaruh oleh email phising iPhone 5S ini dibanding negara lain dengan presentase 57% dan 17%.
(tyo/ash)