Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
Laporan dari Bangkok
Keamanan Masih Tantangan Terbesar Komputasi Awan
Laporan dari Bangkok

Keamanan Masih Tantangan Terbesar Komputasi Awan


- detikInet

ilustrasi (ist)
Bangkok - Masalah keamanan tak bisa ditampik masih menjadi isu utama saat berbicara mengenai cloud computing. Untuk menangani isu krusial ini, Intel bekerja sama dengan beberapa pihak guna menghalau datangnya serangan.

Semakin meningkatnya kebutuhan data storage untuk penyimpanan data akibat perpindahan ke cloud computing, masalah keamanan memang makin membuat ketar-ketir jika tidak ditangani dengan baik.

"Data storage terus berkembang karena orang-orang mulai beralih ke cloud. Namun tantangan terbesarnya adalah soal keamanan," ujar Allyson Keating, IT Country Manager, Intel China di Bangkok dalam acara Intel Apac Cloud Summit 2012 yang digelar di Bangkok, Thailand, selama dua hari hingga Rabu (29/8/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Nah, menyadari hal tersebut, Intel pun menggandeng sejumlah pihak untuk ikut menyediakan 'petugas keamanan' agar sang penghuni alias konsumen merasa aman menyimpan datanya di 'awan'. Salah satu pihak yang digandeng Intel untuk membantu pembangunan infrastruktur cloud yang aman adalah McAfee.

"Amazon dan pelaku public cloud lain sudah mulai menawarkan solusi keamanan, begitu juga dengan Intel. Lewat kerjasama dengan McAfee, kami sudah memiliki teknologi spesifik yang bisa dijadikan solusi untuk isu sekuriti," demikian dijelaskan Jason Fedder, GM Asia Pasific and China, Data Center Product Division Intel.

Penanganan keamanan yang dilakukan McAfee sendiri ada di tiga level, yakni pengamanan cloud data center, pengamanan piranti (device) dan pengamanan connector. Selain dengan McAfee, Intel juga mengandalkan teknologi bernama TXT (Trusted Execution Technology).

(sha/rou)




Hide Ads