Konon, aksi pembajakan tersebut dilakukan oleh sekelompok grup peretas yang menamakan diri mereka Tim Swastika.
Bukan hanya membajak akun warga Facebook, beberapa waktu lalu mereka jugaΒ mempublikasikan database yang dicuri dari website Kedutaan Besar India di Nepal dan pemerintahan Bhutan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Facebook, ponsel Android juga diklaim menjadi target operasi para peretas usil. Ini ditandai dengan mengingkatnya program jahat yang beredar untuk sistem operasi tersebut.
"Dalam enam bulan terakhir, kami telah mengobservasi bahwa pertumbuhan malware yang menyerang ponsel Android meningkat 14 kali," tambah Myla Pilao, Director Core Technology di TrendLabs dari Trend Micro dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (24/10/2011).
(eno/fyk)