Demikian salah satu hasil Symantec Intelligence Report untuk periode September 2011 yang disampaikan dalam keterangan yang diterima detikINET, Jumat (14/10/2011).
Laporan ini merupakan hasil riset dan analisa dari Symantec.cloud MessageLabs Intelligence Report dan Symantec State of Spam & Phishing Report.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Paul Wood, Senior Intelligence Analyst dari Symantec.cloud mengatakan hal ini belum pernah terjadi sebelumnya. Diduga penjahat cyber makin agresif dalam mengeksploitasi kelemahan dari perlindungan tradisional.
Muncul juga upaya social engineering dari malware yang menyamar sebagai email dari perangkat printer / scanner. Wood mengatakan, sebenarnya bukan printer atau scanner yang dieksploitasi dalam serangan ini.
Apa yang dilakukan pembuat malware samaran itu adalah mengeksploitasi makin banyaknya perangkat cetak-pindai pintar yang bisa digunakan untuk mengirim email. Pengguna yang tidak hati-hati bisa mengira ada rekannya yang mengirimkan dokumen.
(wsh/wsh)