Hal ini tampak dalam Symantec Intelligence Report Agustus 2011, seperti disampaikan dalam keterangan yang diterima detikINET, Senin (26/9/2011).
Hasil analisa Symantec menemukan ada cukup banyak spammer yang mencoba meraup keuntungan dari gejolak finansial di dunia. Misalnya, dengan mengirimkan info soal saham.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Symantec mengatakan, spam penipuan ini berusaha meyakinkan korbannya bahwa nilai saham sebenarnya bernilai lebih dari penilaiannya, atau bahwa saham tersebut sebentar lagi akan meroket. Kebanyakan klaim ini menyesatkan atau palsu.
Paul Wood, senior intelligence analyst, Symantec.cloud, mengatakan dalam keadaan pasar yang bergejolak ada banyak orang yang rentan penipuan seperti itu.
(wsh/wsh)