Menurut Eric Hoh, VP Asia South Region Symantec, tren ini penting untuk diketahui penggiat TI sebab terkait kepentingan bisnis perusahaan di masa depan kini dan masa depan.
Kelima tren itu adalah: data growth, marketing consumeration of IT, threat landscape, virtualization, serta cloud.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Threat landscape mengacu pada perubahan program jahat yang menyerang bukan lagi kepada device dan infrastruktur tetapi pada personal. "Ancaman seperti stuxnet sangat berdampak pada sistem industri yang bahkan tidak terkoneksi ke internet," imbuh Eric dalam Symantec Symposium 2011 yang berlangsung Rabu (27/4/2011).
Tren berikutnya adalah cloud dan virtualization. Dengan kedua teknologi ini, perusahaan bisa menekan budget TI sesuai kebutuhan mereka. Nah, masalahnya konsumen terkadang masih sangat skeptik terhadap dua hal ini, khususnya pada masalah privasi dan keamanan data perusahaan.
Untuk data growth, Symantec memiliki solusi data yang disebut de-dupe everywhere. Untuk masalah mobility and consumeration of IT, ada solusi enkripsi, serta mobile security and management.
Sementara untuk threat landscape, Symantec memiliki jalan keluar berupa reputation based security dan data loss prevention, dan untuk cloud dan virtualization, terdapat solusi cloud storage security & authentification serta server and storage virtualization.
"Pada dasarnya kami memiliki teknologi yang memudahkan dan menjamin privasi data dan keamanan konsumen, untuk membantu mereka agar lebih percaya diri," umbar Eric, coba berpromosi.
(fw/ash)