Worm yang pertama kali diketahui seorang programmer Jepang itu dilaporkan bakal mengarahkan pengguna untuk mengunjungi situs yang berisi konten pornografi. Penyebarannya pun tak main-main, lebih dari 100 pesan memalukan bisa dihasilkan setiap detiknya.
"Jangan sentuh tweet sebelumnya. Feed Twitter tadi memiliki sesuatu yang aneh," tulis Sarah Brown setelah mengetahui akunnya terinfeksi program jahat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hanya saja para pengguna yang mengakses Twitter melalui aplikasi pihak ketiga seperti TweetDeck, Twhirl, iPhone Twitter dan aplikasi Twitter untuk Android dikatakan tidak bakal terpengaruh dengan virus ini karena ada beberapa kode yang tidak efektif untuk menjalankan script jahat yang digelontorkan.
Dikutip detikINET dari The Independent, Rabu (22/9/2010), tim teknis Twitter sendiri tidak membutuhkan waktu yang lama untuk menambal celah itu. Tapi tidak menutup kemungkinan virus tersebut menyerang situs populer lainnya.
(feb/ash)