Sophos, firma keamanan internet dan komputer asal Inggris, menyebutkan lebih dari sepertiga jumlah spam dunia pada kuartal kedua 2010 berasal dari Eropa, sedikit lebih banyak dari spam yang dihasilkan negara-negara di Asia.
Jika mau dikerucutkan lagi, seperti detikINET kutip dari AFP, Jumat (16/7/2010), dari semua negara-negara Eropa, Inggris mengalami peningkatan "kontribusi" paling besar dalam menghasilkan jumlah email spam.
"Inggris mengalami peningkatan sinifikan dalam proporsi spam, yakni berkontribusi sekitar 4,6% dari total jumlah spam di seluruh dunia. Angka ini menempatkan Inggris di urutan keempat sebagai penghasil spam raksasa, meningkat tajam dari tahun lalu yang masih berada di posisi sembilan," demikian bunyi laporan tersebut.
Studi ini juga menyebutkan, peningkatan dalam menghasilkan spam yang terjadi di Prancis, Italia, Polandia dan Inggris ini turut memicu Eropa sebagai raksasa penghasil spam. Sebelumnya, predikat spammer terbesar pernah disandang Asia dengan negara penyumbang terbanyak Vietnam dan China.
Β
(rns/rou)