Seperti dikutip detikINET dari Cellular-News, Jumat (11/6/2010), penyelidik dari FBI mulai melihat lebih lanjut pada insiden tersebut. Penyelidikan dilakukan karena dikhawatirkan insiden itu merupakan cikal-bakal dari sebuah ancaman cyber yang lebih luas.
Pembobolan dilakukan oleh pihak bernama Goatse Security pada jaringan 3G milik AT&T yang khusus diberikan bagi pengguna iPad 3G dari Apple. Pihak pembobol mengaku berhasil mendapatkan lebih dari 114.000 alamat email, termasuk milik pejabat Gedung Putih Rahm Emmanuel, walikota New York Michael Bloomberg dan banyak tokoh lain.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, Michael Bloomberg terkesan tidak cemas dengan insiden itu. "Seharusnya kan tidak susah mencari tahu apa alamat email saya. Jika Anda mengirim email yang tak ingin saya baca, saya tak akan membukanya. Hal itu bukan masalah besar buat saya," ujar pria yang juga pengusaha media ini.
(wsh/wsh)