Hal itu dilaporkan oleh perusahaan keamanan BitDefender, seperti dikutip detikINET, Selasa (20/4/2010). Dikatakan bahwa program jahat mulai muncul dengan menyamar sebagai extension untuk Google Chrome.
Modus serangan itu berawal dari sebuah email yang mengiklankan extension untuk Google Chrome. Extension palsu ini diklaim mampu 'membantu organisasi dokumen yang diterima lewat email'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Program jahat itu akan mengubah file Hosts dari Windows dan memblokir akses ke halaman Yahoo serta Google. Jika korbannya berusaha mengakses kedua situs populer itu, halaman yang muncul adalah halaman palsu.
(wsh/wsh)