Dalam pengadilan yang dihelat di Boston, Amerika Serikat tersebut, Pelaku yang bernama Albert Gonzales ini terbukti bersalah telah membantu komplotannya dalam mencuri puluhan juta nomor kartu kredit.
Dikutip detikINET dari Reuters, Jumat (26/3/2010), cara yang ia lakukan salah satunya adalah dengan menyusup ke situs belanja online seperti Barnes & Noble serta TJX Cos Inc.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Entah apa yang membuat hakim di pengadilan tersebut menjatuhkan hukuman berat bagi Gonzales. Hanya saja, menurut wakil Jaksa Stephen Heymann, aksi dari pria 28 tahun ini dan kelompok konspirasinya dianggap telah menimbulkan kerugian hingga US$ 200 juta secara global.Β Β Β Β Β Β
Gonzalez sendiri sejatinya merupakan mahasiswa dropout asal Miami, AS. Ia mengaku terjerembab ke dalam jurang cracking setelah tak bisa mengendalikan dirinya yang selalu kritis, serta telah kecanduan komputer dan internet.
Gonzalez juga pernah melakukan aksi nyeleneh, yakni mengubur uang senilai US$ 1 juta di halaman belakang rumah orang tuanya. (ash/fyk)