Namun, tak berselang lama setelah tambalan tersebut dirilis, sebuah perusahaan keamanan, Core Security Technologies mengaku telah menemukan beberapa celah keamanan lainnya yang bisa dimanfaatkan cracker untuk mengakses data di komputer user setelah mereka mengklik sebuah link berbahaya.
"Ada tiga atau empat cara untuk melakukan serangan," ujar Jorge Luis Alvarez Medina, seorang konsultan Core.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Alvarez Medina menuturkan bahwa Core sedang bekerja sama dengan Microsoft untuk menemukan solusi guna meminimalisir risiko keamanan, tapi menurutnya tidak menutup kemungkinan akan bermunculan celah-celah keamanan baru. (faw/ash)