Para pemilik PC diming-imingi seolah-olah komputer mereka dapat melancarkan serangan cyber ke situs Obama via distributed denial of service attack (DDoS).
Padahal dalam prosesnya, seperti dikutip detikINET dari Cnet, Jumat (21/8/2009), user yang terjebak malah menginstall malware yang dapat merugikan mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seperti biasanya, e-mail itu menyediakan link di mana user diklaim dapat menginstall software DoS untuk melakukan serangan. Padahal sesungguhnya mereka
yang terpikat justru memasukkan malware ke komputernya.
Modus spammer tersebut terdeteksi dalam situs sekuriti e-mail, Proofpoint. Para pengguna internet pun diminta waspada terhadap peredaran e-mail sampah itu.
(fyk/faw)