Namun sebuah pernyataan balasan justru mempertanyakan serangan itu sebagai rekayasa demi menarik simpati. Serangan itu disebut sukses mengorbitkan Cyxymu sebagai tokoh global.
Tak heran, pernyataan balasan ini disampaikan media RussiaToday (RT) seperti dikutip detikINET, Senin (10/8/2009). Sebuah tulisan di RussiaToday mempertanyakan motivasi sesungguhnya di balik serangan cyber itu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
RT pun mempertanyakan, apakah blogger pro-Georgia itu menjadi korban atau justru kejadian itu adalah cara menjadikan Rusia sebagai penjahat. "Mungkinkah ini sebuah uji coba dari Public Relations teknologi tinggi gaya baru? Jika demikian, siapa di belakang ini semua?" tulis Vitaliy Matveev dari RT.
Tentunya pertanyaan itu tak beroleh jawaban. Vitaliy pun tak menutup kemungkinan bahwa serangan yang terjadi memang ditujukan pada Cyxymu.
Meski demikian Anton Nosik, pendiri situs Lenta.ru, menolak kemungkinan pihak berwenang di Rusia ada di balik serangan itu. Jurnalis senior di Rusia itu menduga serangan yang terjadi dilakukan oleh kelompok yang tidak terkait pemerintah.
(wsh/wsh)