Menurut Symantec Security Response dalam keterangannya kepada detikINET, Kamis (6/8/2009) , hal ini merupakan sinyal positif yang menunjukkan bahwa konsumen sudah lebih pintar menghadapi teknik penyebaran email massal dari spammer yang kasat mata.
Satu-satunya spam terkait Harry Potter yang belum lama ini terdeteksi muncul pada kategori scam Nigeria ataupun spam kesehatan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun meski hal ini menunjukkan adanya kemajuan yang baik dalam hal kewaspadaan konsumen, para penjahat cyber tentunya juga akan mulai merubah teknik mereka agar tidak terlalu terlihat dan jauh lebih tersamar.
Sampai hari ini, ada dua pesan scam terkait Harry Potter yang harus diwaspadai konsumen, berbeda dengan pesan spam dalam jumlah besar yang diciptakan terkait kematian Michael Jackson.
Salah satu pesan scam menyamar sebagai pemberitahuan pemenang lotere online. Di dalam lotere palsu, nama 'Potter' disalahejakan menjadi 'Porter'. Satu hal yang menarik adalah scammer menggunakan JK Rowling sebagai nama dari lotere online tersebut. Rowling sendiri adalah pengarang dari seri novel fantasi Harry Potter.
Dalam contoh spam kesehatan, berbagai subyek menggunakan kalimat seperti 'Harry Potter ebook'. Body email menggunakan bentuk dari newsletter yang asli, namun URL yang tersedia membawa konsumen pada suatu website obat-obatan online.
Mudah-mudahan saja hal ini merupakan awal dari berkurangnya spam yang dipicu oleh suatu berita.
(ash/ash)