Lubang kerentanan tersebut mengintai pengguna Internet Explorer, yang menggunakan sistem operasi berbasis Windows XP dan Server 2003. Kerentanan tersebut memungkinkan para cracker mengambil alih PC sang korban. Saat korban mengunjungi sebuah website yang telah disusupi cracker, saat itulah PC korban telah terinfeksi.
Seperti dikutip detikINET dari pcworld, Selasa (07/07/2009) beberapa analis dari Symantec mengatakan bahwa Internet Explorer versi 6 dan 7 sangat riskan terkena serangan tersebut, tapi tidak untuk IE versi 8. Ribuan situs kini telah terinfeksi mailware, yang menyerang kerentanan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini Microsoft meminta kepada para konsumennya untuk menonaktifkan bagian dari sistem tersebut. Caranya adalah dengan mengunjungi situs Microsoft, dan menggunakan Microsoft Fix it. (fw/faw)