Menggunakan medium microblogging Twitter yang diminati jutaan orang, para spammer menjadikan kedua isu panas tersebut sebagai kedok di balik email yang membuat risih korbannya.
detikINET kutip dari PCWorld, Sabtu (20/6/2009), para spammer melakukan aksi awalnya dengan membuat akun Twitter palsu. Akun palsu ini kemudian digunakan untuk mengirimkan pesan yang kemudian mengarah pada tautan sebuah situs yang mempromosikan produk-produk untuk kaum pria.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pecinta produk Apple mana yang tidak ngiler melihat berita yang menarik minat mereka. Apalagi para spammer menempatkannya secara pop up saat pencarian mengenai salah satu dari beberapa topik populer Twitter ini dilakukan.
Dan tak hanya memakai kedok iPhone seperti di atas saja, para spammer ini juga pandai melihat situasi dengan memanfaatkan berita Iran yang tengah booming.
Spammer pun turut mendompleng pesan-pesan yang berbau Mousavi (capres Iran yang gagal), namun disertai dengan embel-embel iklan, seperti "Mousavi trend? omg stephen colbert hit a woman.earned $2,612 thanks to this to this". Waduh, waduh...
(sha/rou)