Proyek pesawat generasi kelima tersebut adalah Joint Strike Fighter atau yang juga dikenal dengan nama F-35 Lightning II Fighter.
Dikutip detikINET dari Reuters, Selasa (21/4/2009), Wall Street Journal mengutip sumber pemerintah. Dilaporkan bahwa para peretas komputer tersebut telah dapat meraup data mengenai desain dan sistem elektronik pesawat tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para cracker menyerang via celah keamanan dalam jaringan beberapa kontraktor yang turut membangun pesawat jet canggih itu yakni Lockheed Martin Corp, Northrop Grumman Corp dan BAE Systems PLC. Akan tetapi ketiganya menolak mengomentari berita ini.
Ofisial Pentagon juga tidak bersedia mengeluarkan komentar resmi, namun investigasi tengah dilangsungkan. Asal para penyerang belum diketahui secara pasti, tapi lagi-lagi China diduga jadi basis para cracker tersebut. (fyk/faw)