Cracker usil telah membubuhkan link yang menuju ke konten-konten porno di situs-situs instansi-instansi penting tersebut. Tak puas hanya dengan menyelipkan link konten porno, cracker tersebut juga membanjiri situs-situs itu dengan virus-virus dan konten tak layak lainnya.
Banyak pihak yang dirugikan akibat ulah cracker ini, tak terkecuali para pengunjung situs. Misalnya saja, para orang tua yang secara tidak sengaja membuka konten tak senonoh tersebut saat mengakses situs sekolah putra-putrinya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Aksi yang dikenal dengan "link spamming" ini terungkap dari hasil investigasi The Times and Trend Micro, spesialis keamanan internet. Temuan ini menunjukkan kondisi keamanan yang memprihatinkan dari situs-situs pemerintah. Walhasil, cracker seolah mendapat mangsa empuk untuk melancarkan aksinya.
(faw/faw)