Para cracker rupanya mengekploitasi bug data binding di IE yang ada di seluruh versi browser internet nomor 1 itu, dari IE5.01, IE6, IE7 dan IE8 Beta 2.
Peringatan Microsoft tersebut diposting di blog perusahaan, Malware Protection Center. Menurut peneliti keamanan Microsoft, Ziv Mador dan Tareq Saade, jumlah serangan meningkat drastis dari sebelumnya, termasuk dari situs-situs legitimate.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Para peneliti keamanan di Trend Micro tak ketinggalan melaporkan peningkatan besar situs yang di-hack untuk mengekploitasi bug di IE itu. Dalam laporan terbarunya, Trend Micro mengungkap sebanyak 6000 situs telah terinfeksi dan jumlah ini terus menapak naik.
Microsoft mengakui bahwa serangan cyber yang mengekploitasi bug baru di IE ini telah menjadi masalah besar. Akibatnya, terdapat 0,2 persen user IE di dunia terkena serangan dari situs yang di-hack.
Microsoft menyatakan sedang mengerjakan patch untuk menambal celah keamanan tersebut. Sebelum patch dirilis, Microsoft merekomendasi beberapa langkah keamanan untuk pengguna IE. Demikian seperti dilansir ComputerWorld dan dikutip detikINET, Rabu (15/12/2008).
Sharing info soal keamanan cyber? Gabung di detikINET Forum! (fyk/ash)