ISP di Amerika segera 'menghabisi' McColo setelah berbagai bukti menunjukkan perusahaan itu adalah raksasa dalam soal menyebar spam. Investigasi media The Washington Post mengungkap, McColo menyebar e-mail dengan umpan konten pornografi anak sampai produk sekuriti palsu.
Dikutip detikINET dari TechRadar, Jumat (14/11/2008), McColo offline sejak 11 November 2008. Namun belum ada tindakan hukum yang dilakukan terkait penutupan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Penurunan seperti ini belum pernah terjadi, akan tetapi hanya berlangsung untuk sementara saja karena networknya pasti akan dipindahkan ke tempat lain." ungkap Jason Steer, juru bicara IronPort.
Memang tampaknya kegembiraan para pemakai e-mail tidak akan berlangsung lama. Sebab, Steer juga tak lupa menambahkan bahwa level spam bakal kembali normal menjelang Natal.
Sharing info soal keamanan internet? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/ash)