Dilansir Vnunet dan dikutip detikINET, Selasa (28/10/2008), celah tersebut ditemukan trio peneliti dari biro keamanan Independent Security Evaluators yakni Charlie Miller, Mark Daniel dan Jake Honoroff.
Ketiganya tidak mengungkap secara detail celah keamanan Android itu. Mereka hanya menyatakan bahwa eksploitasi Android memungkinkan penyerang mendapat informasi penting, misalnya password. Hal itu bisa terjadi ketika pemakai digiring mengakses situs yang mengandung program jahat.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Meski demikian, pengguna ponsel Google tampaknya bisa bernafas lega. Sebab, para peneliti itu menambahkan bahwa efek serangan amat terbatas karena arsitektur keamanan yang ada di Google Android dinyatakan mumpuni.
Pihak Google sendiri menjanjikan akan segera memberi solusi untuk memperbaiki celah keamanan tersebut. Mereka bekerja sama dengan pihak operator ponsel G1 yakni T-Mobile untuk segera menyediakan perbaikan.
Sharing info soal keamanan cyber? Gabung saja di detikINET Forum! (fyk/dwn)