Pengumuman ini dilansir oleh perusahaan sekuriti PandaLabs. Hari demi hari jumlah korban program antivirus gadungan terus bertambah.
Program antivirus gadungan ini mengincar data personal dan uang user. Pada umumnya user yang menjadi korban anti virus palsu tersebut diminta untuk men-dowload konten dari jaringan P2P, membuka lampiran e-mail dari alamat tak dikenal, atau mengunjungi halaman web yang berisi program berbahaya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
tergoda untuk membeli produk antivirus yang sebenarnya merupakan program berbahaya, dan memberikan data pribadi mereka.
Diperkirakan oleh PandaLabs, pencipta program ini setiap bulannya meraup lebih dari β¬10 juta setiap bulan.
Ngobrolin macam-macam virus dan penangkalnya? Gabung detikINET Forum!
(faw/amz)