Gangguan ini awalnya tercium oleh FBI yang sedang menyelidiki suatu kasus kejahatan maya pada bulan September 2007.
Fox News mengutip peringatan internal yang menyebutkan bahwa World Bank mengalami sedikitnya dua kali serangan yang diduga datang dari alamat IP yang berpangkal di China.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Memo tersebut merekomendasikan agar informasi di server-server itu dihapus dan disimpan ulang untuk mengeliminasi kemungkinan adanya kode rahasia, serta update protokol sekuriti untuk mencegah kemungkinan serangan di waktu yang akan datang.
Fox News juga mengutip sebuah email yang mendeskripsikan sebuah 'krisis yang tak terduga' dan merekomendasikan penggantian 4.500 password untuk melindungi dari serangan.
Namun, dikutip detikINET dari ITNews, Senin (13/10/2008), laporan tentang serangan dedemit maya ini dibantah oleh World Bank. Menurut mereka laporan tersebut tidak benar. World Bank mengklaim telah berpengalaman dalam menghadapi berbagai serangan di sistem komputernya dan secara terus-menerus mengupdate sistem keaman untuk melawan serangan-serangan cracker.
Ingin berbagi cerita seluk beluk kejahatan dunia maya? Gabung detikINET Forum!
(faw/ash)