Namun, sebuah pengumuman mengejutkan dilansir oleh Asustek. Produsen PC dari Taiwan ini mengaku bahwa di dalam mini PC Eee Box besutannya tersimpan virus.
Terkait dengan hal ini, pihak Asustek Computer melalui Marketing Manager Asustek Indonesia, Juliana Cen mengklarifikasi hal ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut dikatakan, problem ini diketahui pada tanggal 3 Oktober, yaitu hanya selang 1 hari dari saat peluncuran resmi Eee Box di Jepang, yaitu 2 Oktober 2008. Lebih lanjut dikatakan, pembeli Eee Box pada tanggal 2-3 Oktober dapat segera menukar Eee Box mereka kepada representatif Asus setempat.
Virus yang tertanam tersebut diketahui terinfeksi dari drive USB portabel yang digunakan untuk melakukan transfer file ke master hard disk.
Nama virus yang ikut menunggangi Eee Box itu berbeda menurut software antivirus yang mendeteksi. Menurut Norton Internet Security 2008, nama virus tersebut adalah W32.SillyFDC, menurut Kaspersky Anti-Virus 7 adalah Trojan-Downloader.Win32,VB.eql(hjj), sementara menurut NOD32 3.0 adalah Win32/FlyStudio.NBH trojan dan menurut TrendMicro PC-cilin Antivitus plus Anti-Spyware 2008 diketahu bernama WORM-ONLINE.LOM.
Hingga kini, menurut Asus masalah tersebut sudah bisa diatasi. Asus telah menarik kembali seluruh Eee Box yang dilempar ke pasar pada tanggal 2 Oktober lalu dan menukarnya dengan Eee Box bebas virus di Jepang.
Ngomongin komputer, notebook sampai netbook? detikINET Forum tempatnya. (amz/dwn)