Sadar akan hal tersebut, spammer menyelipkan trojan jahat dalam sebuah email yang menjanjikan video yang menampilkan Obama yang sedang terlibat skandal seks.
Menurut perusahaan Web Monitoring, pihaknya menemukan upaya penyebaran program jahat dengan menggunakan momen kampanye pemilihan presiden AS, salah satunya skandal seks Obama ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saat korban menonton video tersebut, aplikasi jahat secara otomatis terinstal ke komputer yang bersangkutan," ujar perusahaan web monitoring seperti dikutip detikINET dari Vnunet, Rabu (10/9/2008).
Tentunya, video porno tersebut bukanlah benar-benar Obama, melainkan hanya sebuah video porno yang diambil dari salah satu situs porno.
Lebih lanjut dijelaskan, malware yang terinstall tersebut merupakan sebuah trojan yang memungkinkan program tersebut mengontrol secara remote komputer itu dengan aplikasi bernama 809.exe di dalam folder Temporary Internet Files. (amz/dwn)