×
Ad

UNESCO Peringatkan Risiko Tsunami Raksasa di Mediterania Hampir 100%

Rachmatunnisa - detikInet
Rabu, 16 Sep 2026 15:01 WIB
Ilustrasi tsunami Mediterania. Foto: Science Daily
Jakarta -

Laut Mediterania memiliki risiko tsunami yang serius. UNESCO menyebut peluang terjadinya tsunami dengan gelombang lebih dari 1 meter di suatu lokasi di kawasan Mediterania dalam 30 tahun mendatang mendekati 100%.

Namun, angka tersebut bukan berarti seluruh wilayah Mediterania pasti akan diterjang tsunami dalam waktu dekat. Pernyataan UNESCO merujuk pada probabilitas terjadinya setidaknya satu tsunami dengan ketinggian gelombang lebih dari 1 meter di suatu tempat di kawasan tersebut dalam periode 30 tahun.

Mengutip ScienceDaily, Rabu (16/9/2026) ancaman tsunami di Mediterania berasal dari aktivitas tektonik yang masih berlangsung. Pergerakan Lempeng Afrika dan Eurasia dapat memicu gempa bawah laut, sementara longsor bawah laut juga berpotensi menggeser air laut dan menghasilkan tsunami.

Yang membuat ancaman tersebut semakin serius adalah waktu kedatangan gelombang di sejumlah wilayah pesisir. Salah satu wilayah yang mendapat perhatian adalah Riviera Prancis, termasuk kawasan Nice. Jika tsunami berasal dari sumber yang jauh seperti lepas pantai Afrika Utara, gelombang dapat membutuhkan waktu hingga sekitar 90 menit untuk mencapai pantai.

Namun, jika sumbernya berada di Laut Liguria yang lebih dekat, waktunya bisa jauh lebih singkat. Dalam beberapa skenario, gelombang pertama dapat mencapai pantai kurang dari 10 menit setelah pemicunya.

Kondisi ini menjadi tantangan bagi sistem peringatan dini. Pusat peringatan tsunami nasional Prancis, Cenalt, dirancang mengirimkan peringatan kepada otoritas sekitar 15 menit setelah mendeteksi gempa yang berpotensi memicu tsunami.

Artinya, dalam skenario tsunami lokal yang sangat cepat, gelombang bahkan berpotensi tiba sebelum peringatan resmi diterima masyarakat. Ancaman tersebut bukan sekadar simulasi.



Simak Video "Video: Gempa M 7,4 Guncang Jepang, PM Jepang Minta Warganya Mengungsi"


(rns/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork