Proyek pembangunan jalan raya di Italia tak sengaja mengungkap kuil kuno berusia 2.500 tahun. Saat bersih-bersih bom peninggalan perang sebelum konstruksi dimulai, pekerja justru menemukan kompleks tempat suci atau sanctuary yang diperkirakan berdiri sejak abad ke-5 sebelum Masehi.
Kuil kuno tersebut berlokasi di Ponso, sekitar 72 km di barat daya Venesia. Ketika itu, pekerja dari perusahaan Veneto Strade S.p.A. sedang membangun jalan baru yang menghubungkan Borgo Veneto dan Carceri.
Diketahui bahwa masih ada sisa-sisa ranjau dan bom dari Perang Dunia II. Oleh karena itu, sebelum alat berat mulai bekerja, tim terlebih dahulu melakukan pembersihan. Nah, di situlah artefak pertama ditemukan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Melansir The New York Post, temuan itu segera ditindaklanjuti oleh Italian Superintendency of Archaeology, Fine Arts and Landscape, yang kemudian melakukan penggalian lebih luas.
"Seiring berlanjutnya penggalian, muncul struktur fondasi besar berbentuk persegi panjang yang dapat diidentifikasi sebagai kuil, salah satunya memiliki ciri kuil peripteral yang dikelilingi deretan kolom di keempat sisinya," bunyi pernyataan otoritas arkeologi Italia.
Dari penggalian itu, terungkap fondasi bangunan monumental yang diyakini merupakan bagian dari kompleks keagamaan bangsa Veneti, masyarakat yang menghuni wilayah timur laut Italia sebelum dikuasai Romawi.
Selain fondasi kuil, arkeolog menemukan pecahan kolom batu, balok-balok bangunan, hingga sejumlah prasasti. Sebagian ditulis dalam bahasa Latin, tetapi banyak pula menggunakan aksara Venetik, bahasa kuno yang digunakan masyarakat Veneti sebelum masa Romawi. Beberapa batu berukir diketahui memiliki sifat votif (dipersembahkan sebagai bagian dari ritual keagamaan).
"Sebagian batu berinskripsi tampaknya digunakan kembali sebagai bagian dari struktur lantai berpaving, sementara sebagian lainnya masih berada di posisi aslinya," kata otoritas arkeologi Italia.
Kuil kuno tersebut berlokasi di Ponso, sekitar 72 km di barat daya Venesia. Foto: via The New York Post |
Masih terus digunakan
Yang menarik, situs tersebut tampaknya tidak ditinggalkan begitu saja ketika wilayah itu memasuki era Romawi. Dari hasil penelitian sementara, para arkeolog menemukan bahwa lantai batu di kompleks itu kemungkinan dibangun sekitar abad pertama Masehi.
Hal ini menunjukkan kawasan tersebut tetap dimanfaatkan meski fungsi maupun tradisi budayanya telah berubah.
"Situs ini tampaknya tetap memiliki fungsi penting pada masa Romawi, meskipun diwujudkan melalui bentuk dan kerangka budaya yang berbeda dibandingkan fase sebelumnya," tulis pernyataan resmi tersebut.
Para peneliti menduga salah satu cabang Sungai Adige pernah meluap dan membanjiri kawasan itu pada masa lampau. Meski demikian, bukti awal menunjukkan kompleks tersebut tidak ditinggalkan setelah banjir, malahan terus digunakan selama beberapa abad.
Penemuan di Ponso menambah daftar temuan arkeologi penting di Italia dalam beberapa waktu terakhir. Sebelumnya, arkeolog menemukan nekropolis Zaman Besi berusia hampir 3.000 tahun di Trento, serta sisa-sisa kota Romawi kuno di dekat Via Appia, jalan bersejarah yang telah ditetapkan sebagai Situs Warisan Dunia UNESCO.


