Sutradara game The Last of Us, Bruce Straley, meminta maaf kepada developer game God of War Laufey. Hal ini lantaran komentar dirinya yang menyebut bahwa game AAA sekarang membosankan.
Straley memberikan pernyataan tersebut dalam artikel yang baru-baru ini diterbitkan oleh Majalah Edge. Ia menjelaskan bahwa awalnya mengungkapkan harapan dan rencananya untuk menggarap game AAA terbaru, tetapi berujung pada hal yang menimbulkan reaksi negatif.
"Saya pikir kata kerja dan pengalaman yang kami berikan di ruang lingkup triple-A adalah... Saya ingin mengatakan membosankan," kata Straley, dilansir Majalah Edge, Senin (21/9/2026).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah berkomentar seperti itu, dirinya langsung menyebut game garapan dari salah satu studio Sony, Santa Monica, yang sukses dengan seri God of War. Menurutnya, seri terbaru dari game tersebut sangat menakjubkan dan membuatnya kagum. Namun di satu sisi, Straley tetap merasa seperti tidak ada ide segar di game AAA.
"God Of War, Laufey, saya melihat game itu, dan setiap pikselnya sangat menakjubkan. Jumlah kerja keras dan keterampilan yang telah dicurahkan ke setiap frame... Saya telah membuat game semacam itu, dan saya masih kagum. Tetapi ketika saya benar-benar melihat apa yang Anda lakukan dalam game itu? Saya tidak bersemangat. Dan itu bukan kritik terhadap tim God Of War. Hanya saja, secara keseluruhan di game AAA, rasanya tidak ada kesempatan untuk menyuntikkan ide-ide segar dan inovatif," jelasnya.
Komentar tersebut pun memicu reaksi negatif orang-orang di media sosial. Lalu mantan pemimpin Naughty Dog itu menindaklanjuti kehebohan yang disebabkannya, hingga berujung pada permintaan maaf kepada tim God of War Laufey.
"Saya ingin meminta maaf kepada tim Laufey karena telah menyeret kalian semua ke dalam perhatian negatif yang tidak diundang dan tidak perlu ini," katanya.
Dirinya mengaku hanya ingin mencoba menggambarkan kekhawatirannya terhadap industri game saat ini. Namun ia mengaku salah karena harus membawa dan menyebut game buatan Santa Monica tersebut
"Kesalahan saya menyebutkan nama game kalian digunakan di luar konteks dan untuk clickbait. Kalian tidak membutuhkan ini. Saya minta maaf," tambahnya.
Straley mengaku hanya mengutarakan apa yang dipikirkannya ketika ditanya oleh wartawan tentang kondisi industri game. Ia menyebutkan salah satunya kurangnya inovasi dan risiko yang terjadi di ekosistem game AAA.
"Meskipun ini bukan kesalahan tim! Kekhawatiran saya adalah basis pemain kita mulai bosan memainkan game yang sama selama 20 tahun terakhir," pungkasnya.
(hps/fyk)