×
Ad

Pawang Ular Tewas Dipatuk King Cobra, Gajah Pun Bisa Mati

Aisyah Kamaliah - detikInet
Senin, 27 Jul 2026 16:04 WIB
King Cobra. Foto: Michael Allen Smith/Wikimedia Commons/CC BY-SA 2.0
Jakarta -

Pernah ada kejadian beberapa pawang ular meninggal dipatuk ular king cobra milik mereka sendiri. Bisanya bukan kaleng-kaleng, gajah pun bisa mati.

Pada 23 Oktober 2022, Imam Rokhani (49) asal Dusun Winong, Desa Ngrayung, Kecamatan Gandusari, Trenggalek, menghembuskan napas terakhir setelah dipatuk king cobra yang telah ia pelihara selama lima tahun. Sebelumnya pada 8 Juli 2018, Dewa Rizky Achmad (19) di Palangkaraya, Kalimantan Tengah, juga tewas dipatuk king cobra peliharaannya dalam atraksi di acara Car Free Day.

Bisa king cobra memang dikenal sangat mematikan, bahkan mampu membunuh gajah Asia hanya dalam waktu tiga jam. Untuk manusia, tentu dampaknya lebih fatal.

Di Indonesia, ular king cobra pun sudah sangat dikenal. Di beberapa daerah, ia disebut dengan nama ular tedung, ular lanang (Jawa), ular totok (Jawa), dan ular tedong selor (Kalimantan). Melansir buku Kisah 1001 Fakta-Fakta Paling Super oleh Nia Kamaladewi, ular ini banyak tersebar di Asia Selatan dan Tenggara, hidup di hutan dataran tinggi.

Taksonomi King Cobra

  • Nama hewan: King Cobra/Kobra Raja
  • Kerajaan: Animalia
  • Filum: Chordata
  • Kelas: Reptilia
  • Ordo: Squamata
  • Sub-ordo: Serpentes
  • Famili: Elapidae
  • Genus: Ophiophagus
  • Spesies: Ophiophagus hannah.

Morfologi King Cobra

Secara fisik, king cobra punya kepala yang besar dengan moncong pendek dan tumpul. Di belakang sisik ubun-ubun, terdapat perisai oksipital besar, perisai labial (bibir) berjumlah tujuh dan beberapa bersentuhan dengan mata. Dia juga memiliki pupil besar dan bundar.

Ular king cobra. Foto: Unsplash/Nivedh P

King cobra memiliki 15 deret sisik dorsal di bagian tengah tubuhnya, dengan 215 hingga 262 sisik ventral. Sisik anal tunggal, sementara sisik subkaudal berjumlah 80 hingga 120, terdiri dari sisik tunggal dan sisik berpasangan.

Untuk warna kulitnya, bagian atas tubuh king cobra (dorsal) biasanya berwarna cokelat kekuningan atau keabu-abuan dengan kepala yang lebih terang. Sementara bagian bawah tubuhnya (ventral) berwarna keabuan atau kecokelatan, dengan dada dan leher berwarna kuning cerah atau krem dan pola belang hitam yang terlihat jelas saat lehernya dibentangkan.



Simak Video "Video Pesan Natal 2025: Kardinal Suharyo Gaungkan Tobat Ekologi"


(ask/fay)
Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork