Kabar mengejutkan datang dari Sungai Mekong di Kamboja. Ikan-ikan raksasa yang selama puluhan tahun dianggap semakin langka dan berada di ambang kepunahan kini kembali bermunculan. Fenomena ini membuat para ilmuwan yang telah mempelajari Sungai Mekong selama puluhan tahun mengaku terkejut sekaligus optimistis.
Dilansir National Geographic, awal Januari lalu, tim penyelamat ikan di Kamboja menerima laporan dari seorang nelayan yang secara tidak sengaja menangkap seekor lele raksasa Mekong seberat sekitar 95 kilogram. Tim kemudian datang ke lokasi untuk mengukur, memasang penanda, dan melepaskan kembali ikan tersebut ke sungai.
Tak lama kemudian, laporan serupa kembali berdatangan dari berbagai wilayah di sepanjang Sungai Mekong. Fenomena ini cukup mengejutkan karena dalam beberapa musim sebelumnya hampir tidak ada kabar mengenai kemunculan ikan raksasa tersebut.
"Setelah bertahun-tahun menyaksikan spesies ini menuju kepunahan, melihat jumlahnya meningkat terasa hampir mustahil. Namun itu benar-benar terjadi," kata ahli biologi perikanan Zeb Hogan dari University of Nevada, Reno.
Mengapa Lele Raksasa Mekong Nyaris Punah?
Lele raksasa Mekong merupakan salah satu ikan air tawar terbesar di dunia. Spesies ini dapat tumbuh hingga panjang sekitar tiga meter dengan berat lebih dari 300 kilogram.
Dahulu, ikan ini cukup mudah ditemukan di Sungai Mekong yang membentang melintasi enam negara Asia Tenggara. Namun dalam beberapa dekade terakhir populasinya anjlok akibat penangkapan berlebihan, pembangunan bendungan, penambangan pasir, serta perubahan aliran sungai.
Para peneliti mencatat bahwa jumlah lele raksasa Mekong yang tertangkap di Thailand turun drastis sejak akhir 1990-an. Bahkan pada beberapa musim, nelayan tidak menemukan satu pun ikan dewasa.
Kondisi tersebut membuat spesies ini masuk dalam kategori sangat terancam punah.
Simak Video "Video: Gelombang Panas Ekstrem Landa Eropa, Rekor Suhu Terpanas Pecah"
(afr/afr)