Kategori Berita
Daerah
Layanan
Top Up & Tagihan
Detik Network
detikInet
10 AI Tercerdas 2026, Skor IQ-nya Tinggi tapi Belum Kalahkan Einstein

10 AI Tercerdas 2026, Skor IQ-nya Tinggi tapi Belum Kalahkan Einstein


Aisyah Kamaliah - detikInet

Ilustrasi AI
10 AI Tercerdas 2026, Skor IQ-nya Tinggi tapi Belum Kalahkan Einstein. Foto: Istimewa
Jakarta -

Daftar kecerdasan buatan (AI) dengan skor IQ tertinggi pada 2026 ini memuat nama-nama besar. 10 model AI dengan skor tertinggi ini diperoleh berdasarkan pengujian TrackingAI dari Mensa Norway IQ Test per April 2026.

Nama Gemini, ChatGPT, hingga Grok masuk ke dalamnya. Akan tetapi, siapa yang menduduki puncak klasemen? Berapa IQ dari kecerdasan buatan ternama yang sering kita gunakan sehari-hari?

Yang pasti, meskipun skor IQ mereka tinggi, ternyata nilainya belum bisa mengalahkan Albert Einstein yang diperkirakan memiliki skor IQ 160. Ini dia daftar 10 AI paling pintar 2026.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

ADVERTISEMENT

  1. xAI Grok-4.20 Expert Mode (Vision) - IQ 145
  2. OpenAI GPT 5.4 Pro (Vision) - IQ 145
  3. Google Gemini 3.1 Pro Preview (Vision) - IQ 141
  4. OpenAI GPT 5.4 Thinking (Vision) - IQ 139
  5. OpenAI GPT 5.3 - IQ 136
  6. xAI Grok-4.20 Expert Mode - IQ 133
  7. OpenAI GPT 5.4 Thinking - IQ 133
  8. Meta AI Muse Spark - IQ 133
  9. Google Gemini 3.1 Pro Preview - IQ 132
  10. Alibaba Qwen 3.5 - IQ 130

Nah, di luar 10 besar itu, ada nama populer lainnya. Claude 4.6 Opus milik Antrophic punya skor IQ 130, DeepSeek R1 berada di bawahnya dengan skor IQ 112. Kemudian, Bing Copilot mendapat skor IQ 101, serta Perplexity yang lagi naik daun dengan skor IQ-nya 97.

Kecerdasan buatan.Kecerdasan buatan. Foto: Capitalist

Cara mengecek IQ AI

Tes dari Mensa Norway terdiri dari 35 soal pengenalan pattern (pola visual). Para peserta diminta menemukan hubungan antar bentuk, gambar, simbol, dan urutan untuk menemukan jawaban yang benar.

Khusus para AI, mereka menggunakan soal asli dengan bentuk gambar. Total ada 26 model AI yang diuji.

Model AI yang punya kemampuan memahami gambar diberi bentuk visual seperti yang diterima peserta manusia, sedangkan yang tidak menerima versi teks yang menjelaskan isi gambar.

Hasilnya bisa ditebak. AI dengan model vision umumnya punya hasil skor yang lebih tinggi dari mereka yang modelnya non-vision.

Oh iya, ada aturan penting. Jika AI menolak menjawab atau tidak memberikan respons, pertanyaan yang sama akan diulang sebanyak 10 kali. Jawaban terakhir yang akan digunakan sebagai hasil akhir.




(ask/afr)








Hide Ads
LIVE